Showing posts with label Introspeksi. Show all posts
Showing posts with label Introspeksi. Show all posts

Tuesday, 22 June 2010

Hari ini

ada apa dengan hari ini?
hari ni ada orang senyum
ada juga yang tidak
ada yang suka
ada yang moyok aje

saya?
syukur Alhamdulillah
 masih dikurniakan rezeki oleh Allah
nikmat pekerjaan masih dirasa

mau demand lebih?
siapalah saya...
bukan hebat sangat pun
dah tu, selalu pulak merungut
ini tak betul, itu tak kena
apa yang saya dapat
rasanya berpadanan
insyaAllah cukup

kalau diberi lebih?
Alhamdulillah
gumbira rasanya
aik? macam nak demand lebih je? hehe
(^_________________^)



Friday, 11 June 2010

Kisah berbabak

Dia PM saya:

dia: leisure time buat ape?
dia: tak main sports? bowling ke?
saya: tak...tak reti...fail la sport ni...
saya: tengok je...jadi pom-pom girl
dia: ada hikmahnya kita tak bersama
saya: hurm? erk! what the..... 
dia: i love sports - bowling very much
saya: uhh ape kejadahnye... hmm yelah... maybe dia nak stress this - kita tak serupa
saya: i dok rumah je... i love to be at home very much
saya: ohh dulu ada jugak keluar outing dengan kawan-kawan. sekarang dah kawen susah la sikit
dia: husband kat kedah ke kl?
saya: dia kat sini...
saya: dia kerja shif... tu yang susah sikit nak jalan-jalan
dia: oh... busannyer
saya: hmmpphh what???
dia: i am sorry, to neglect the attention that once you gave
saya: Allah knows best
dia: if not, i would have treasured you and you will not be bored at home
saya: ...
saya: Allah knows what best for me

*****

"Kamu diwajibkan berperang (untuk menentang pencerobohan) sedang peperangan itu ialah perkara yang kamu benci dan boleh jadi kamu benci kepada sesuatu padahal ia baik bagi kamu dan boleh jadi kamu suka kepada sesuatu padahal ia buruk bagi kamu. Dan (ingatlah), Allah jualah Yang mengetahui (semuanya itu), sedang kamu tidak mengetahuinya." -2:216

semoga Allah kurniakan dia pengganti yang lebih baik.





Thursday, 4 June 2009

gloomy day



Why I always like this? Keep on messed things up… am I been cursed or what? Where ever I had been, what ever I touched, even caught in my sight… will be jeopardized? :puppyeyes: Everything went up side down at the work place… and I slashed the other heart, which made mine bleeding too… end up in grief and sorrow… :cinonet_11:



-Everything happens for reasons... what past is past... keeping dreaming and striving for your future-

-Hope everything goes fine tomorrow and always-

Wednesday, 12 November 2008

80/20 Rule

From my Sensei AZ

---------------------------------------------------------

A food for thought!!!!

Bersyukur lah selalu…….


A very valuable lesson to learn ...

Interesting quote from the movie 'Why did I get married?'
In most cases, especially in relationships, you will only get 80% of what you NEED and you will hardly get the other 20% that you WANT in your relationship. There is always another person (man or women) that you will meet and that will offer you the other 20% which is lacking in your relationship that you WANT.
And believe me, 20% looks really good when you are not getting it at all in your current relationship.

But the problem is that you will always be tempted to leave that good 80% that you know you have, thinking that you will get something better with the other 20% that you WANT

But as reality has proven, in most cases, you will always end up with having the 20% that you WANT and loosing the 80% that you really NEED and that you already had.

Be careful in deciding between what you WANT and NEED in your life.


Adultery happens when you start looking for what you don't have. 'Wow, this girl in my office is a real looker. But it's not her Wynona Rider features that got me. I'm crazy about her because she's also understanding, intelligent, tender - so many things that my spouse is not'

Somewhere along the way, you'll find a woman or a man who will be more charming or sensitive. More alluring. More thoughtful. Richer. Have greater sex appeal. And you will find a woman or man who will need you and pursue you and go loco over you more than your spouse ever did.

Because no wife or husband is perfect. Because a spouse will only have 80% of what you're looking for. So adultery takes place when a husband or wife looks for the missing 20%. Let's say your wife is melancholic by nature .

You may find yourself drawn to the pretty clerk who has a cherry laugh no matter what she says: 'I broke my arm yesterday, Hahahaha . . ..'

Or because your wife is a homebody in slippers and pajamas, smelling of garlic and fish oil, you may fall for a fresh-smelling young sales representative that visits your office in a sharp black blazer, high heels, and a red pencil-cut skirt Or because your husband is the quiet
type, your heart may skip a beat when you meet an old college flame who has the makings of a talk show host.

But wait! That's only 20% of what you don't have.

Don't throw away the 80% that you already have!

That's not all. Add to your spouse's 80% the 100% that represents all the years that you have been with each other. The storms you have weathered together. The unforgettable moments of sadness and joy as a couple. The many adjustments you have made to love the other. The wealth of memories that you've accumulated as lovers.


Adultery happens when you start looking for what you don't have.

But faithfulness happens when you start thanking God for what you already have.

But I'm not just talking about marriage.

I'm talking about life!

About your jobs.
About your friends.
About your children.
About your lifestyles.

Are you like the economy airline passenger that perennially peeks through the door of the first class cabin, obsessed with what he's missing? 'They have got more leg room! Oh my, their food is served in porcelain! Wow, their seats recline at an 80% angle and they've got personal videos!'

I guarantee you'll be miserable for the entire trip! Don't live your life like that. Forget about what the world says is first class. Do you know that there are many first class passengers who are miserable in first class -- because they are not riding in a private Lear Jet?


The main message???


If you start appreciating what you have right now, wherever you are, you are first class!

Wednesday, 26 March 2008

Di Persimpangan Dilema

Diluah mati emak, ditelan mati bapak... aduhhhhexclaim semalaman berfikir... belum ketemu jawapan... susahnya nak buat pilihan...

Yang nombor satu:

1- dah plan dari tahun lepas...
2- bersuka-ria (tanpa perlu memikirkan soal kerja)
3- dah keluarkan belanja yang banyak (memang banyak dan guna 100% duit sendiri)
4- exciting... very-very excitingexclaim (never done before and really want to do it)
5- adventurous... (perlu stamina, mental dan emosi yang kuat)
6- dengan kawan-kawan (dah kenal)
7- maybe ada peluang lagi next time (tapi, kalau dah tak single maybe susah sikit)
8- belum cukup physical training (untuk stamina)
9- keputusan sendiri (untuk kepuasan sendiri)
10- kalau tak buat; kena cari pengganti (ataupun duit tu hangus camtu je)

Yang nombor dua:

1- datang mengejut... (baru dapat tau petang semalam)
2- urusan kerja (perlu buat sedikit homework for some knowledge for own good)
3- perlu keluarkan belanja yang banyak (company tanggung plus kena keluar duit lagi... untuk some preparation)
4- exciting too...question (never done before but yet tak kesah pun kalau belum berkesempatan)
5- new experience... (perlu keyakinan and some courage)
6- dengan colleagues dan vendor (some dah kenal)
7- maybe ada peluang lagi next time (memang banyak peluang, tapi maybe skop kerja yang berbeza)
8- belum cukup yakin untuk berjumpa orang luar (communication skill)
9- arahan bos (but yet negotiable; but still weighted the yang nombor satu)
10- kalau tak buat; might give some bad impression pada bos (ataupun kena ada alasan yang wajar)

Goshhhhexclaim
Walaubagaimacammanapun, nampaknya yang nombor dua kena didahulukan... rasanya kalau orang lain di tempat saya pun akan pilih yang nombor dua...question Tapi ada membe tu kata:
yang nombor satu lagi best, guna duit sendiri... dapat kepuasan tersendiri... peluang ni mungkin tak dapat lagi... lagipun dah lama kita plan kan...
saya tanya:
abis tu nak bagi alasan apa?
membe tu kata:
cakap la ada urusan dan komitmen yang lebih penting.
saya (dalam hati):
hish komitmen yang lebih penting? kerja aku lagi pentingexclaim


Wednesday, 9 January 2008

Ma'al Hijrah 1429



Wahai Tuhan, apa yang telah aku lakukan dalam tahun ini daripada perkara-perkara yang Engkau tegah daripada aku melakukannya dan aku belum bertaubat daripadanya. Sedangkan Engkau tidak redha dan tidak melupakannya. Dan aku telah melakukannya di dalam keadaan di mana Engkau berupaya untuk menghukumku, tetapi Engkau mengilhamkanku dengan taubat selepas keberanianku melakukan dosa-dosa itu semuanya. Sesungguhnya aku memohon keampunanMu, maka ampunilah aku. Dan tidaklah aku melakukan yang demikian daripada apa yang Engkau redhainya dan Engkau menjanjikanku dengan pahala atas yang sedemikian itu. Maka aku memohon kepadaMu.


Wahai Tuhan! Wahai yang Maha Pemurah! Wahai Yang Maha Agung dan wahai Yang Maha Mulia agar Engkau menerima taubat itu dariku dan janganlah Engkau menghampakan harapanku kepadaMu Wahai Yang Maha Pemurah. Dan Allah berselawat ke atas penghulu kami Muhammad, ke atas ahli keluarga dan sahabat-sahabatnya dan mengurniakan kesejahteraan ke atas mereka.


~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Wahai Tuhan, Engkaulah yang kekal abadi, yang qadim. yang awal dan ke atas kelebihanMu yang besar dan kemurahanMu yang melimpah dan ini adalah tahun baru yang telah muncul di hadapan kami. Kami memohon pemeliharaan dariMu di sepanjang tahun ini dari syaitan dan pembantu-pembantunya dan tentera-tenteranya dan juga pertolongan terhadap diri yang diperintahkan melakukan kejahatan dan usaha yang mendekatkanku kepadaMu Wahai Tuhan Yang Maha Agung dan Maha Mulia.

Wahai Tuhan Yang Maha pengasih dari mereka yang mengasihi dan Allah berselawat ke atas penghulu kami Muhammad. Nabi yang ummi dan ke atas ahli keluarga dan sahabat-sahabatnya dan kesejahteraan ke atas mereka.

:puppyeyes:

Tuesday, 1 January 2008

++Selamat Tahun Baru 2008++



Pejam celik, pejam celik... dah pun masuk tahun baru... Pantasnya masa berlalu... terasa bagaikan baru semalam masih bergelar seorang pelajar... dah setahun lebih rupanya saya menjadi seorang wanita berkerjaya... cewah lol

Banyak perkara yang telah saya lalui... suka dan duka... cewah... dah start la pulak...mrgreen hehehe
Walau apa pun, tahun 2007 banyak meninggalkan kesan dan kenangan. Banyak perkara-perkara BESAR yang berlaku pada saya dan persekitaran saya... banyak pula yang perlu diperbaiki dan dipertingkatkan... semoga tahun 2008 dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya InsyaAllah...

Saya mengharapkan sesuatu yang BESAR berlaku pada saya tahun ni... InsyaAllah smile
Dan semoga segala urusan saya dipermudahkanNya

May this new year 2008 will be a blessed, peaceful, joyful, wonderful and prosperous year.

*******************************************
Hari ini yang lebih buruk dari semalam, rugi jika kita tidak memperbaikinya.
Hari ini yang sama seperti semalam, sesungguhnya kita terpedaya.
Hari ini yng lebih baik dari semalam, itulah sebaik-baiknya yang kita mahukan.
*******************************************
Semalam meninggalkan kenangan dan pedoman
Hari ini kenyataan yang memerlukan kesungguhan
Esok adalah doa dan harapan

Wednesday, 26 December 2007

Tujuh Perkara Pelik Tentang Mimie Nazirah

Menjawab tag oleh Cik Biskutz

Perkara pelik
question Hmm... rasa macam takde... cewahhh kondifen tuh... kalau ade pun rasanya takde la pelik benor...lol

1) Makan banyak tapi tak gak gemok-gemok
kunun-kunun nak dapatkan berat ideal, tapi sampai sekarang masih underweight:sigh:

2) Kuat tido
hehehe... refer kepada nombor 1 di atas, kunun-kunun bila tido banyak leh la jadi tembun...
tak pon...confused

3) Tak berapa gemor sikat rambut
hahaha... lol tanya la Cik Azie, ada budak tu setahun tak sikat rambut
(coz sikat macam mana pon tetap sama je...)

4) Suka cium hujung jari lepas menggaru
erk... :eheh: tahapehapetah... (selalunye lepas garu kepala)

5) Banyak mulut, suka pot pet pot pet
tapi bila beramai-ramai (walaupon dengan kawan-kawan rapat) dan-dan dia hilang idea:tsk: dan jadi seorang pendengar yang sangat baik

6) Nampak macam steady, tapi sebenarnya ketaq lutut
selalunya bila kena cakap depan orang ramai:sweaty: (nak lintas jalan pun teketaq-ketaq)

7) Minah blur
(pelik ke? macam tak je... dia tu memang sejak azali lagi dah lagu tu...:ha?:)
tapi kurang sikit daripada Mona (apa habaq dia la ni na...) kot... hahaha:woooh:


haa... mesti la ada lagi benda yang pelik-pelik... tapi takleh nak bagitau kat sini... jatuh saham...:blush: ehekhekhek:eheh:

so, apa lagi yang pelik pasal Cik Mim?:ha?:

Monday, 24 December 2007

**ERTI KEHIDUPAN**

Hari itu saya nak ke Kuala Lumpur, ada hal sikit. Memikirkan highway PLUS sibuk, saya menyusuri laluan lama. Pekan pertama yang saya lintas ialah Teluk Intan. Terasa mengantuk, saya singgah sebentar di sebuah restoran di pinggir pekan itu. Sebaik memesan makanan, seorang kanak-kanak lelaki berusia lebih kurang 12 tahun muncul di hadapan.
"Abg nak beli kuih?"
Katanya sambil tersenyum. Tangannya segera
menyelak daun pisang yang menjadi penutup bakul kuih jajaanya.
"Tak apalah dik...abg dah pesan makanan"
Jawap saya ringkas. Dia berlalu. Sebaik pesanan tiba, saya terus menikmatinya. Lebih kurang 20 minit
kemudian saya nampak kanak-kanak tadi menghampiri pelanggan lain, sepasang suami isteri agaknya. Mereka juga menolak, dia berlalu begitu saja.
"Abg dah makan, tak nak beli kuih saya?"
Katanya selamba semasa
menghampiri meja saya.
"Abg baru lepas makan dik, masih kenyang lagi ni"
Kata saya sambil
menepuk-nepuk perut. Dia beredar, tapi cuma setakat di kaki lima. Sampai disitu, dia meletakkan bakulnya yang masih sarat. Setiap yang lalu ditanya...
"Tak nak beli kuih saya bang..Pakcik...kakak atau makcik."
Molek budi bahasanya!

Mamak restoran itu pun tidak menghalang dia keluar masuk ke premisnya bertemu pelanggan. Sambil memerhati, terselit rasa kagum dan kasihan di hati saya melihatkan betapa gigihnya dia berusaha. Tidak nampak langsung tanda-tanda putus asa dalam dirinya, sekalipun orang yang ditemuinya enggan membeli kuihnya. Selepas membayar harga makanan dan minuman, saya terus beredar ke kereta. Kanak-kanak itu saya lihat berada agak jauh di deretan kedai yang sama. Saya buka pintu, membetulkan duduk dan menutup pintu. Belum sempat saya menghidupkan enjin, kanak-kanak tadi berdiri di tepi kereta. Dia menghadiahkan sebuah senyuman. Saya turunkan cermin, membalas senyumanya. Saya lihat umurnya lebih kurang 12 tahun.
"Abg dah kenyang, tapi mungkin ang perlukan kuih saya untuk adik-adik abang, ibu atau ayah abang."
Katanya petah sekali sambil tersenyum. Sekali lagi dia mempamerkan kuih dalam bakul dengan menyelak daun pisang penutupnya. Saya tenung wajahnya, bersih dan bersahaja. Terpantul perasaan kesian di hati. Lantas saya buka dompet, dan menghulurkan sekeping not merah RM10. Saya hulurkan padanya.
"Ambil ni dik! Abang sedekah..! . tak payah abang beli kuih tu"
Saya
berkata ikhlas kerana perasaan kesian meningkat mendadak. Kanak-kanak itu menerima wang tersebut, lantas mengucapkan terima kasih terus berjalan kembali ke kaki lima deretan kedai. Saya gembira dapat membantunya. Setelah enjin kereta saya hidupkan, saya mengundur. Alangkah terperanjatnya saya melihat kanak-kanak itu menghulurkan pula RM10 pemberian saya itu kepada seorang pengemis yang buta kedua-dua matanya. Saya terkejut, lantas memberhentikan semula kereta, memanggil kanak-kanak itu.
"Kenapa bang nak beli kuih ke?"
Tanyanya.

"Kenapa adik berikan duit abg tadi pada pengemis tu? Duit tu abg bagi adik!"
Kata saya tanpa menjawap pertanyaannya.
"Bang saya tak boleh ambil duit tu. Mak marah kalau dia dapat tahu saya mengemis. Kata mak kita mesti bekerja mencari nafkah kerana Allah berikan tulang empat kerat pada saya. Kalau dia tahu saya bawa duit sebanyak itu pulang, sedangkan jualan masih banyak, mak pasti marah. Kata mak, mengemis kerja orang yang tak berupaya, saya masih kuat bang!"
Katanya begitu lancar. Saya sebak, sekali gus kagum dengan pegangan hidup kanak-kanak itu. Tanpa banyak soal saya terus bertanya berapa semua harga kuih dalam bakul itu.
"Abg nak beli semua ke?"
Dia bertanya dan saya cuma mengangguk. Lidah
saya kelu nak berkata.
"RM25 saja bang.....!"
Selepas dia memasukkan satu persatu kuihnya ke dalam plastik, saya hulurkan RM25. Dia mengucapkan terima kasih dan terus berlalu. Saya perhatikan dia sehingga hilang daripada pandangan. Dalam perjalanan ke Kuala Lumpur, baru saya terfikir untuk bertanya statusnya. Anak yatim kah?? Siapakah wanita berhati mulia yang melahirkannya?? Terus terang saya katakan, saya beli kuihnya bukan lagi atas dasar kesian, tetapi kerana rasa kagum dengan sikapnya yang dapat menjadikan kerjayanya satu penghormatan. Sesungguhnya saya kagum dengan sikap kanak-kanak itu.

Dia
menyedarkan saya, siapa kita sebenarnya!!!

*******************************************
Sedikit perkongsian untuk teman-teman yang budiman... Saya terima email ini daripada seorang rakan... very touching...
:puppyeyes:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...